Suka Duka Kontributor Elemen Canva
Daftar Isi
![]() |
Canva Creator Elemen |
Hai teman-teman kreatif! Kali ini, saya ingin berbagi cerita yang mungkin bisa menginspirasi dan memberi gambaran lebih jelas tentang suka duka menjadi kontributor di Canva. Cerita ini merupakan update dari postingan saya sebelumnya tentang Keuntungan Menjadi Kontributor di Canva. Jika kalian belum membacanya, kalian bisa mengeceknya terlebih dahulu di sini.
Pendapatan Meningkat Berkat Konsistensi
Saya merasa sangat bersyukur karena penghasilan saya sebagai kreator di Canva akhir-akhir ini semakin meningkat. Mungkin ini berkat konsistensi dalam mengunggah elemen dan semakin banyaknya portofolio yang saya miliki. Saat ini, koleksi elemen saya sudah hampir mencapai ribuan. Walaupun tidak mengunggah setiap hari, saya tetap konsisten mengupload minimal setiap minggu.
Konsistensi ini ternyata membuahkan hasil yang manis. Dari yang awalnya hanya mendapatkan sekitar 30 USD per bulan, kini pendapatan saya meningkat secara konsisten menjadi 200-300 USD per bulan. Tak jarang pula, ketika ada bonus dari event Canva, angka tersebut bisa melonjak drastis!
Penghasilan tambahan ini tentu sangat berarti bagi saya. Dengan jumlah tersebut, saya bisa membiayai operasional usaha percetakan yang saya jalankan sekaligus mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Tidak bisa dipungkiri, pendapatan sebagai kontributor Canva telah membantu saya lebih mandiri secara finansial.
Dilema dan Tantangan sebagai Kreator Canva
Namun, tentu saja perjalanan ini tidak selalu mulus. Ada banyak tantangan dan kendala yang harus saya hadapi. Salah satu hal yang paling sering menjadi perdebatan di komunitas kreator Canva adalah tentang pedoman dan aturan yang terkadang terasa semakin rumit dan aneh.
Kasus Hak Cipta yang Mengagetkan
Suatu hari, tepatnya pada Rabu, 12 Februari 2025, saya mendapatkan email dari Canva dengan subjek "Notice of Violation". Jantung saya langsung berdegup kencang! Bagaimana tidak, belasan elemen saya dianggap melanggar hak cipta. Saya merasa syok dan tidak percaya dengan email tersebut.
Dalam hati saya bertanya-tanya, “Loh, kok bisa? Padahal semua desain itu saya buat sendiri, 100% orisinal!” Saya pun membaca email tersebut dengan teliti, berusaha memahami letak kesalahannya. Namun, betapa terkejutnya saya ketika melihat bahwa beberapa elemen dengan tema religi dianggap melanggar kebijakan karena mengandung konten sek***l!
Tentu saja saya sangat kebingungan dan merasa tidak masuk akal. Setelah mencari tahu lebih jauh, ternyata elemen bertema religi tersebut tidak benar-benar dianggap sebagai pelanggaran. Namun, elemen tersebut tidak akan ditampilkan untuk pengguna pendidikan atau User For Education, Kenapa
bisa begitu? Jujur, saya pun belum sepenuhnya memahami mekanisme dan alasannya.
Namun, kejadian ini membuat saya lebih berhati-hati saat mengunggah elemen
dengan tema tertentu agar tidak kembali dianggap melanggar kebijakan.
Bukan Hanya Soal Hak Cipta: Masalah Lainnya pun Menghantui
Selain masalah hak cipta, ada beberapa hal lain yang cukup mengganggu para kontributor Canva:
1. Lama Proses Review
Kadang-kadang, elemen yang saya unggah harus menunggu hingga berbulan-bulan untuk direview. Bahkan, ada pula yang terjebak dalam status "tidak direview" tanpa alasan yang jelas.
Tidak jarang juga elemen yang sudah disetujui dan dipublikasikan mendadak dihapus oleh tim Canva tanpa pemberitahuan atau alasan yang pasti. Hal ini tentu saja membuat rasa kecewa dan bingung karena elemen tersebut sebelumnya sudah lolos tahap kurasi.
3. Proses Pencairan yang Tidak Menentu
Terkadang pencairan penghasilan berjalan lancar, namun ada kalanya terlambat tanpa pemberitahuan. Ketika pencairan cepat, tentu hati senang. Tapi ketika lambat, rasanya resah dan gelisah karena tidak ada kepastian.
Tips agar Tetap Bertahan sebagai Kreator Canva
Walaupun
ada banyak tantangan, saya tetap berusaha fokus pada sisi positifnya. Berikut
beberapa tips dari saya agar tetap semangat sebagai kreator Canva:
- Konsistensi adalah Kunci
Unggah elemen secara rutin, meskipun hanya seminggu sekali. Kualitas dan kuantitas portofolio akan sangat memengaruhi potensi penghasilan.
- Pelajari Pedoman dengan Seksama
Setiap kali ada pembaruan kebijakan, jangan malas membaca dan memahami isinya. Pastikan elemen yang diunggah tidak bertentangan dengan aturan terbaru.
- Berkomunitas dan Berdiskusi
Bergabunglah dengan komunitas kreator untuk berbagi pengalaman dan solusi. Kadang ada masalah yang bisa diselesaikan hanya dengan bertanya pada sesama kreator.
Tetap Semangat dan Jangan Menyerah
Menjadi kontributor Canva memang bukan tanpa resiko, namun saya percaya bahwa dengan konsistensi dan ketekunan, hasilnya akan sepadan dengan usaha kita. Setiap tantangan pasti bisa diatasi jika kita tetap berpikir positif dan terus belajar dari pengalaman.
Jika kalian punya pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman serupa, jangan ragu untuk berkomentar di bawah. Yuk, saling dukung dan berbagi cerita!
Posting Komentar